Ladies, do you like to drink coffee? If so, you should be happy. The latest research by Japan National Cancer Center found that women who drinks coffee three glasses a day regularly is showing the possibility to get carcinoma uteri or uterine cancer 60% smaller compared with the women who drink coffee only 2 cups a week.
They explained that coffee decrease insulin level that automatically decreases also the risk factor and the development of uterine cancer. Beside that…then, a question come to my mind, what if we consume too much coffee (three glasses a day is a big amount, right?). Is it still healthy? Because, as we already knew coffee also can induce another health problems like cardiovascular disease. Hmmm a little bit complicated I think…. However, I still like Jco and Sturbucks anyway. What about you?
Archive for January, 2009
Coffee, Please…
Saturday, January 24th, 2009Pilih Hosting yang Betul-betul Care, Murah dan Berkualitas. Hostgator Misalnya
Wednesday, January 21st, 2009Saya pernah membaca tips tentang Cara Memilih Hostingan yang Baik. Salah satu tipsnya adalah, pilihlah web hosting yang memiliki dukungan Technical support 24 jam, dan tidak hanya itu, technical support tersebut diberikan dalam berbagai bentuk baik melalui telepon maupun live chat 24 jam nonstop. Tips di atas saya pikir sangat berguna dan mesti kita prioritaskan ketika akan menentukan domain kita akan ditaruh di hostingan mana. Tapi bukan berarti ya, hal lain seperti bandwith yang disediakan dan lainnya mesti kita kesampingkan. Kan akan lebih bagus apabila kita bisa mendapatkan hostingan murah dan berkualitas sekaligus, bukannya hostingan gratis tapi bikin pusing di kemudian hari.
Saya pikir, hostgator adalah salah satu hostingan yang cukup baik, sangat baik malah. Hostgator merupakan salah satu hostingan yang bagus. Selama menggunakan hostingan dari Amerika ini saya belum pernah mengalami masalah sedikitpun. Server mereka tidak pernah down, dan layanan yang mereka berikan sedikit di atas dibandingkan hostingan dari luar lainnya. Dan dengan kualitas layanan tersebut mereka memberikan rate/harga yang tidak terlalu tinggi alias murah. Ini pula yang mungkin membuat kami tertarik hosting disini. Hostgator memberikan layanan yang powerfull seperti Disk Space yang Unlimited atau tak terbatas sehingga kita tidak perlu khawatir dengan masalah ketersediaan ruang data, Bandwidth yang Unlimited, Domain yang tak terbatas, Setup gratis, tidak adanya biaya tambahan, free mail hosting, dan lain-lain. Selain itu, hostgator dibandingkan dengan hostingan besar lainnya memiliki syarat atau tos (term of service) yang lebih mudah, sebagai contoh jika anda memiliki website atau blog dengan konten adult rate seperti situs p*rno dan sebagainya anda tidak akan di suspend bila hostingan anda di hostgator. Dibandingkan hostingan besar seperti Bluehost, Bluehost memiliki TOS yang lebih ketat dan dengan badwidth yang dibatasi.
Hostgator memiliki technical support yang sangat baik dan care. Sebagai contoh tadi malam saya sempat chating dengan salah satu customer service-nya mengenai masalah yang saya hadapi dengan domain beberapa blog wordpress saya. Pada saat masuk di chatbox saya tidak langsung dilayani dan mesti antri di urutan tiga. Saat itu seluruh 25 staf technical supportnya hostgator sedang melayani user lainnya. Untuk sekedar tahu saja, saat ini di hostgator terdapat hampir 1,5 juta domain yang hosting.
Oke, bila anda juga ingin hosting di hostgator anda bisa order hostgator disini, oh iyya…Hostgator juga punya program afiliate, kita bisa ikut kalau mau.
(8:17:40 AM) alhamsyah: Hi!
(8:18:34 AM) Tom Co: has entered the chat.
(8:18:52 AM) Tom Co: Hello
(8:18:52 AM) Tom Co: Welcome to HostGator Live Chat.
(8:19:10 AM) alhamsyah: Hi!
(8:19:25 AM) Tom Co: What are you trying to install on the site?
(8:19:40 AM) alhamsyah: wordpress
(8:20:22 AM) alhamsyah: I already installed it before and then I try to install it with joomla but it didnt work
(8:20:35 AM) Tom Co: May I please have the cpanel password?
(8:20:47 AM) alhamsyah: c***********
(8:21:35 AM) alhamsyah: I want to use Wordpress again for this domain
(8:22:19 AM) Tom Co: You are trying to reinstall WordPress on c******.org?
(8:23:16 AM) alhamsyah: Not for c******.org, for r******
(8:25:02 AM) alhamsyah: what I supposed to do?I need direction, please!
(8:25:38 AM) Tom Co: I have corrected the issue. You will be able to install it again on that domain.
(8:26:56 AM) alhamsyah: Thank you! but I need one more favor,please!!
(8:27:23 AM) alhamsyah: I cannot acces my other domain www.f******.com
(8:27:46 AM) Tom Co: Please wait while I check. Thank you for your patience.
(8:28:36 AM) alhamsyah: It said in my browser “Error establishing a database connection”ok! thanks alot
(8:30:45 AM) Tom Co: It looks lie when you were deleting the database for the other domain you deleted the database for that site also.
(8:31:18 AM) alhamsyah: Yes, I think so…
(8:31:31 AM) alhamsyah: any suggestion, sir?
(8:31:55 AM) Tom Co: Once the database has been deleted you have to start over on it.
(8:34:22 AM) alhamsyah: Ok!
(8:34:45 AM) alhamsyah: so I have to reinstall it too…
(8:36:30 AM) alhamsyah: Please tell me, where I should begin to get my domain back?
(8:39:12 AM) Tom Co: I would reinstall the wordpress for r****** first.
(8:41:58 AM) alhamsyah: Do you mean f******.com?because r****** is already Ok now
(8:42:51 AM) Tom Co: I just recreated the database for f******.com. Try it and see if it works now.
(8:43:06 AM) alhamsyah: ok,thanks!
(8:43:56 AM) alhamsyah: It still didn’t work
(8:43:58 AM) Tom Co: You’re welcome!
(8:43:58 AM) Tom Co: Is there anything else I can help you with today?
(8:44:31 AM) alhamsyah: Sir, I think it still didnt work
(8:45:32 AM) Tom Co: You may need to reinstall the wordpress on it again.
(8:54:25 AM) alhamsyah: I ‘ve did that. The same problem come to appear with r****** and the datebase was stil errorl
(8:56:18 AM) alhamsyah: now Im trying to remove it from datebase and try to reinstall wordpress again.
(8:56:52 AM) Tom Co: Removing the database will remove all of the entries you have for that blog.
(8:57:33 AM) alhamsyah: That’s fine! the site still have no content right now.
(8:58:53 AM) Tom Co: One moment.
(9:00:15 AM) alhamsyah: Ok!
(9:00:31 AM) Tom Co: You should be able to reinstall WordPress on f******.com
(9:01:50 AM) Tom Co: Are you trying it now?
(9:03:05 AM) alhamsyah: no
(9:03:29 AM) Tom Co: You should be able to reinstall t now.
(9:09:34 AM) alhamsyah: I already reinstalled f******.com, but when I open it on my browser still said “Error establishing a database connection”
(9:10:22 AM) Tom Co: It looks like you updated the name servers again.
(9:10:36 AM) Tom Co: Hold down CTRL and hit F5.
(9:12:14 AM) alhamsyah: should I reinstall wordpress aagain?
(9:14:30 AM) Tom Co: Not yet.
(9:14:38 AM) alhamsyah: so…
(9:14:52 AM) Tom Co: You are also waiting on DNS propagation to complete so nothing is going to work right.
(9:15:14 AM) Tom Co: DNS propagation is based on your physical location and ISP; it is not something we have control over. After you enter the correct nameservers (at your domain registrar, the site where you purchased your domain name), propagation usually completes within 24-72 hours. After that time, your site will be appearing on our server and your email will be fully functional. There is no positive way to tell when the process has completed. This happens because you must give the root servers of the internet, your ISP, and your local network time to clear the cached IP and server information. Even if you see the site on the new server at your local machine the person next door to you can see something different.
(9:16:36 AM) Tom Co: If I go to f******.com I get the WordPress beginning page. You get a database error, Another one of our technicians is getting another error.
(9:25:21 AM) alhamsyah: So, I should wait for domain propagation? There is nothing else I can do?
(9:28:20 AM) Tom Co: I would wait. Then if it still does not work after another 24 hours, reinstall the wordpress
(9:29:45 AM) alhamsyah: Ok Mr Tom, thanks for your help! I really appreciated it!
(9:29:50 AM) Tom Co: Okay, take care and have a great day!
(9:29:50 AM) Tom Co: Thank you for using HostGator Live Chat. If you could take a minute to rate your experience with HostGator as well as my overall performance, that would help us to improve our customer service. To do that, just click the button that says Rate and Exit in the upper right hand corner. The survey takes less than a minute to fill out.
(9:31:47 AM) alhamsyah: Closed this chat intentionally
Info Dokter: Jadwal Pelatihan ACLS dan EKG Tahun 2009
Tuesday, January 20th, 2009Rekans Dokter sekalian berikut Jadwal Pelatihan ACLS dan EKG terbaru untuk Tahun 2009:
Jadwal ACLS Tahun 2009:
30 Jan-1 Feb 09, 20-22 Feb 09, 27 Feb-1 Maret 09, 13-15 Maret 09, 27-29 Maret 09, 3-5 April 09, 24-26 April 09, 15-17 Mei 09, 29-31 Mei 09, 5-7 Juni 09, 26-28 Juni 09,17-19 Juli 09, 31 Juli-2 Agust 09, 7-9 Agust 09, 9-11 Okt 09, 23-25 Okt 09, 6-8 Nov 09, 20-22 Nov 09, 4-6 Des 09, 11-13 Des 09.
Jadwal EKG Tahun 2009:
24-25 Jan 09, 7-8 Feb 09, 21-22 Feb 09, 14-15 Maret 09, 28-29 Maret 09, 4-5 April 09, 25-26 April 09, 30-31 Mei 09, 6-7 Juni 09, 27-28 Juni 09, 4-5 Juli 09, 25-26 Juli 09, 15-16 Agust 09, 3-4 Okt 09, 17-18 Okt 09, 14-15 Nov 09, 5-6 Des 09, 26-27 Des 09
Jadwal PTC 2009 sbb :
28 Feb – 1 Maret 09
Untuk informasi selanjutnya anda bisa menghubungi: Yani Setyo Rini (081317424420)
Berbagai Mitos yang Perlu Kita Tahu tentang Kanker Payudara
Sunday, January 18th, 2009Berikut ini adalah berbagai mitos atau anggapan umum tentang kanker payudara yang sebetulnya kurang tepat:
1. Kanker payudara hanya mempengaruhi perempuan atau wanita yang lebih tua. Tidak. Meskipun benar bahwa risiko kanker payudara meningkat dengan semakin bertambahnya usia, kanker payudara dapat terjadi pada segala umur. Dari lahir sampai usia 39, satu dari 231 perempuan akan mendapatkan kanker payudara (<0,5% risiko); dari usia 40-59, resiko adalah 1 dari 25 (4% risiko); dari usia 60-79, risiko adalah 1 dari 15 (sekitar 7%). Dengan asumsi Anda hidup sampai usia 90, risiko mendapatkan kanker payudara selama hidup adalah satu dalam 7, dengan keseluruhan masa risiko 14,3%.
2. Jika Anda memiliki faktor risiko untuk kanker payudara, Anda cenderung akan menderita penyakit tersebut. Tidak. Menderita kanker payudara adalah tidak pasti, bahkan jika Anda memiliki salah satu faktor risiko yang kuat, seperti abnormalitas gen kanker payudara. Perempuan dengan abnormalitas gen BRCA1 atau BRCA2, 40-80% akan mengembangkan kanker payudara lebih sedikit; dan 20-60% tidak akan. Semua faktor-faktor risiko lainnya dikaitkan dengan probabilitas yang lebih rendah dari didiagnosis kanker payudara.
3. Jika kanker payudara tidak ada dalam riwayat keluarga Anda, Anda tidak akan mendapatkannya.
Tidak. Setiap wanita memiliki resiko kanker payudara. Sekitar 80% perempuan yang mendapat kanker payudara tidak diketahui riwayat keluarganya menderita penyakit ini. Penambahan usia adalah satu faktor risiko terbesar untuk kanker payudara. Bagi perempuan yang memiliki riwayat keluarga kanker payudara, maka risiko dapat meningkat sedikit, sangat meningkat, atau tidak sama sekali. Jika Anda khawatir, bicarakanlah riwayat keluarga Anda dengan dokter atau konselor genetika.
4. Hanya riwayat keluarga ibu kita dengan kanker payudara yang dapat mempengaruhi risiko terkena.
Bukan. Riwayat kanker payudara pada keluarga ibu ATAU ayah Anda akan memiliki resiko yang sama. Hal ini disebabkan karena Anda setengah gen berasal dari ibu, setengah dari ayah. Tetapi seorang laki-laki dengan abnormalitas gen kanker payudara kemungkinan kurang untuk mengembangkan kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang memiliki gen yang mirip. Jadi, jika anda ingin mempelajari lebih lanjut riwayat keluarga ayahmu, Anda harus melihat terutama pada perempuan pada keluarga ayahmu, bukan hanya laki-laki.
5. Menggunakan antiperspirants atau deodoran menyebabkan kanker payudara.
Tidak. Tidak ada bukti bahwa bahan aktif dalam antiperspirants, atau mengurangi keringat dari daerah ketiak, mempengaruhi resiko kanker payudara. Hubungan yang semestinya antara kanker payudara dan antiperspirants berdasarkan informasi yg salah tentang anatomi dan pemahaman yang salah tentang kanker payudara.
6. Pil KB menyebabkan kanker payudara.
Tidak. Pil KB yang moderen berisi hormon estrogen dan progesteron dosis rendah. Banyak studi penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara pil KB dan meningkatnya resiko kanker payudara. Namun, satu studi yang dikombinasikan dengan berbagai hasil studi menunjukkan hubungan antara kelahiran dan pil yang sangat kecil dalam meningkatkan risiko. Studi ini juga menunjukkan bahwa peningkatan risiko sedikit menurun dari waktu ke waktu. Jadi setelah 10 tahun, pil KB tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara. Pil KB juga memiliki manfaat:
* Penurunan resiko kanker endometriaum dan kanker ovarium
* Mengurangi serangan menstruasi, penyakit radang panggul, dan kista.
* Meningkatkan densitas mineral tulang.
Seperti halnya obat-obatan lain, Anda harus pertimbangkan resiko dan manfaat serta memutuskan apa yang terbaik untuk ANDA.
7. Makan makanan tinggi lemak menyebabkan kanker payudara.
Tidak. Beberapa studi sebagian besar belum dapat membuktikan hubungan yang jelas antara makan makanan tinggi lemak dan resiko penyakit kanker payudara. Studi yang terus-menerus berusaha untuk menjelaskan masalah ini lebih lanjut. Kita dapat mengatakan bahwa menghindari makanan tinggi lemak adalah pilihan yang lebih sehat untuk alasan lain: menurunkan kolesterol jelek (low-density lipoprotein), meningkatkan kolesterol baik (high-density lipoprotein), diet makanan yang lebih sehat, dan membantu Anda mengontrol berat badan. Berat badan berlebih, adalah sebuah faktor risiko untuk kanker payudara, karena lemak ekstra akan meningkatkan produksi estrogen di luar ovarium dan menambah keseluruhan jumlah estrogen dalam tubuh. Jika Anda sudah gemuk atau memiliki kecenderungan untuk mendapatkan berat badan dengan mudah, menghindari makanan berlemak tinggi adalah pilihan yang baik.
8. Pemeriksaan payudara sendiri bulanan adalah cara terbaik untuk mendiagnosa kanker payudara.
Bukan. Mammografi atau Mammografi Kualitas Film Tinggi adalah cara yang paling dapat diandalkan untuk menemukan kanker payudara sedini mungkin, dimana masih sangat bisa disembuhkan. Pada saat yang kanker payudara dapat dirasakan, biasanya sudah lebih besar dari ukuran rata-rata kanker yang ditemukan pertama pada mammografi. Pemeriksaan payudara oleh Anda atau penyedia layanan kesehatan masih sangat penting. Sekitar 25% dari kanker payudara hanya ditemukan pada pemeriksaan payudara (bukan pada mammografi), sekitar 35% yang ditemukan pada mammografi, dan 40% di antaranya ditemukan dengan pemeriksaan fisik dan mammografi. Lakukan keduanya agar tetap tercover.
9. Saya memiliki risiko tinggi untuk kanker payudara dan tidak ada apapun yang dapat saya lakukan.
Tidak. Ada beberapa cara yang efektif untuk mengurangi -tapi tidak menghapuskan-risiko terkena kanker payudara pada perempuan dengan risiko tinggi. Pilihan termasuk perubahan gaya hidup (meminimalkan konsumsi alkohol, berhenti merokok, olahraga yang teratur), obat-obatan (tamoxifen/Nolvadex), dan dalam kasus-kasus yang sangat berisiko tinggi, operasi mungkin ditawarkan (mastektomi profilaksis, dan untuk beberapa wanita, pengangkatan ovarium profilaksis) . Pastikan bahwa Anda telah berkonsultasi dengan dokter atau konselor genetika sebelum membuat asumsi tentang tingkat resiko anda.
10. Diagnosis kanker payudara adalah vonis mati.
Seluruh 80% perempuan dengan diagnosis kanker payudara tidak memiliki tanda-tanda metastasis (kanker belum menyebar di luar payudara dan dekat Kelenjar getah bening). Selain dari itu, 80% dari perempuan ini hidup setidaknya lima tahun, hidup lebih lama, dan lebih banyak yang hidup lebih lama. Bahkan wanita dengan tanda-tanda kanker metastasis dapat hidup dalam waktu yang lama. Apalagi terobosan perawatan yang menjanjikan semakin tersedia setiap hari.
Telkomsel Flash Paket 'Unlimited Pro' Oke Juga!
Sunday, January 18th, 2009Oke banget sih enggak, saya pernah merasakan koneksi yang lebih kencang dari ini, bahkan dengan paket yang sebelumnya, Telkomsel Flash Unlimited advance, itu pada saat awal-awal munculnya internet mobile broadband. Tapi bila dibandingkan dengan kecepatan koneksi sekarang (more…)
Kanker Payudara: Penyebab, Gejala dan Pengobatannya
Sunday, January 11th, 2009
Kanker payudara adalah pertumbuhan yang tidak terkontrol dari sel-sel pada payudara. Munculnya sel kanker tersebut terjadi sebagai hasil dari mutasi atau perubahan yang tidak normal pada gen yang bertanggungjawab menjaga pertumbuhan sel dan menjaganya tetap normal (sehat). Gen di dalam setiap inti sel, yang bertindak sebagai “ruang kontrol” dari masing-masing sel. Biasanya, sel dalam tubuh kita berganti sendiri secara teratur. Proses pertumbuhan sel: sel sehat baru mengambil alih sel lama. Tapi seiring waktu, mutasi bisa “menghidupkan” beberapa gen dan “mematikan” bagian lain dalam sel. Sel yang berubah tersebut memiliki kemampuan untuk berpisah dan tanpa kontrol memproduksi lebih banyak sel-sel seperti itu dan membentuk tumor.
Tumor bisa jinak (tidak berbahaya untuk kesehatan) atau ganas (memiliki potensi untuk menjadi berbahaya). Tumor jinak ‘bukan kanker’: memiliki kemiripan dengan sel normal , tumbuh perlahan, dan tidak menyebar ke jaringan atau bagian lain dari tubuh. Tumor ganas (malignan) disebut kanker. Sel-sel ganas tersebut dapat menyebar di luar tumor asal ke bagian atau jaringan lain dari tubuh.
Istilah “kanker payudara” merujuk kepada suatu tumor ganas (malignan) yang berkembang dari sel-sel di payudara. Kangker payudara biasanya dimulai pada sel di lobules, kelenjar yang memproduksi susu, atau pada duktus saluran kelenjar susu, saluran yang menghubungkan lobulus ke ‘puting susu’. Jarang terjadi, kanker payudara mulai pada jaringan stromal, termasuk jaringan lemak dan jaringan ikat dari payudara.
Seiring dengan waktu, sel-sel kanker dapat menyebar ke jaringan payudara sehat membuat jalan masuk ke kelenjar getah bening di ketiak, suatu organ kecil yang menyaring benda asing dalam tubuh. Jika sel kanker telah meluas ke kelenjar getah bening, maka ini menjadi jalan ke bagian lain dari tubuh.
Kanker payudara selalu disebabkan oleh abnormalitas/gangguan pada gen(suatu “kesalahan” dalam bahan genetik). Hanya 5-10% dari kanker diwarisi dari ibu atau ayah. Kira-kira 90% dari kanker payudara adalah karena abnormalitas genetik yang terjadi sebagai hasil dari proses ketuaan dan lainnya.
Meskipun ada langkah-langkah yang dapat dilakukan setiap orang untuk membantu tubuh tetap sehat seperti makan diet seimbang, tidak merokok dan alkohol, serta latihan secara teratur, kita tidak akan pernah bisa menjamin bahwa kita akan terhindar dari penyakit ini.
Statistik (Insidens) Kanker Payudara
Insidens kanker payudara pada perempuan di Amerika Serikat adalah 1 banding 8 (sekitar 13%).
* Pada 2008, sekitar 182.460 kasus baru kanker payudara invasif diharapkan dapat didiagnosis pada perempuan di Amerika Serikat, bersama dengan 67.770 kasus baru kanker payudara non-invasif (in situ).
* Kira-kira 1.990 kasus baru kanker payudara invasif akan didiagnosis pada pria pada 2008. Kurang dari 1% dari semua kasus baru kanker payudara terjadi pada laki-laki.
* Dari 2001 hingga 2004, tingkat insiden kanker payudara di AS turun 3,5% per tahun. Satu teori adalah bahwa penurunan ini disebabkan karena berkurangnya penggunaan terapi penggantian hormon/terapi sulih hormon (HRT/ Hormone Replacement Therapy).
* Kira-kira 40.480 perempuan di AS diperkirakan meninggal pada 2008 akibat kanker payudara, meskipun angka kematian telah turun sejak tahun 1990. Ini merupakan hasil dari kemajuan pengobatan, deteksi dini, dan meningkatnya kesadaran.
* Untuk perempuan di Amerika Serikat, angka kematian akibat kanker payudara lebih tinggi daripada kanker paru-paru.
* Selain kanker kulit, kanker payudara adalah yang paling sering didiagnosis kanker pada perempuan di AS. Lebih dari 1 dalam 4 penderita kanker adalah kanker payudara.
* Dibandingkan dengan perempuan Amerika keturunan afrika, perempuan kulit putih sedikit lebih besar untuk menjadi kanker payudara, tapi kemungkinan akan mati lebih kurang. Salah satu alasan adalah bahwa perempuan keturunan afrika cenderung memiliki tumor yang lebih agresif. Perempuan dari latar belakang etnis lainnya -Asia, Hispanic, dan lainnya- memiliki risiko lebih rendah dalam perkembangan kematian akibat kanker payudara dibandingkan dengan kulit putih dan Afro-american.
* Pada 2008, terdapat sekitar 2,5 juta perempuan di AS yang selamat dari kanker payudara.
* Resiko kanker payudara dari seorang perempuan kira-kira dua kali lipat jika dia memiliki turunan pertama (ibu, saudara perempuan, anak perempuan) yang telah didiagnosis dengan kanker payudara. Sekitar 20-30% perempuan dengan diagnosis kanker payudara memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara.
* Kira-kira 5-10% dari kanker payudara disebabkan oleh mutasi gen yang diwariskan dari satu ibu atau ayah. Mutasi dari gen BRCA1 dan BRCA2 adalah yang paling sering. Perempuan dengan mutasi ini memiliki resiko terkena kanker payudara sampai 80%, dan mereka sering didiagnosis pada usia muda (sebelum usia 50). Meningkatkan resiko kanker ‘ovarium’ juga dikaitkan dengan mutasi gen ini. Laki-laki dengan mutasi BRCA1 memiliki 1% risiko perkembangan menjadi kanker payudara pada usia 70 dan 6% apabila mereka memiliki mutasi BRCA2.
* Kira-kira 90% dari kanker payudara adalah bukan herediter, tetapi abnormalitas genetik yang terjadi sebagai proses aging/penuaan dan gaya hidup pada umumnya.
* Yang paling penting, faktor risiko untuk kanker payudara adalah jenis kelamin (perempuan) dan usia (semakin tua).
Penyebab terjadinya Kanker Payudara
Seperti penyakit kanker lainnya, penyebab pasti kanker payudara belum diketahui. Yang bisa dijelaskan adalah faktor resiko dan faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi perkembangan terjadinya kanker payudara.
Resiko terjadinya Kanker Payudara
Risiko Absolut/Mutlak
Resiko mutlak digunakan untuk menjelaskan seorang individu dari kemungkinan menderita kanker payudara. Ini didasarkan pada jumlah orang yang akan berkembang menjadi kanker payudara dalam jangka waktu tertentu. Resiko mutlak juga dapat dinyatakan sebagai persentase.
Apabila kita mengatakan bahwa 1 dari 8 wanita di Amerika Serikat, atau 13%, akan berkembang menjadi kanker payudara selama seumur hidup, kita berbicara tentang risiko absolut. Rata-rata setiap wanita memiliki 1-dari-8 kesempatan mendapat kanker payudara lebih selama 80 tahun masa hidup.
Risiko mutlak kanker payudara berkembang selama dekade tertentu kehidupan lebih rendah dari 1 dari 8. Anda yang lebih muda, semakin rendah risiko. Sebagai contoh:
* Dari usia 30 sampai 39, adalah resiko mutlak 1 dalam 233, atau 0,43%. Ini berarti bahwa 1 dari 233 perempuan dalam kelompok usia ini dapat diharapkan untuk mendapatkan kanker payudara.
* Dari usia 40 sampai 49, resiko mutlak 1 dari 69, atau 1,4%.
* Dari usia 50 sampai 59, resiko mutlak 1 dari 38, atau 2,6%.
* Dari usia 60-69, resiko mutlak 1 dalam 27, atau 3,7%.
Seperti yang dapat Anda lihat, semakin tua anda, semakin tinggi resiko mutlak terkena kanker payudara. Perlu diketahui bahwa jumlah dan persentase rata-rata untuk seluruh penduduk tergantung pada sejumlah faktor, termasuk riwayat keluarga, riwayat reproduksi (seperti haid dan riwayat anak), ras / etnis, dan faktor lainnya.
Riwayat keluarga, misalnya. Resiko mutlak kanker payudara lebih tinggi bagi perempuan yang telah diwariskan mutasi gen BRCA1 atau BRCA2. Faktor risiko mutlak mereka selama masa hidup berkisar antara 40-85%. Ini berarti bahwa dari setiap 100 perempuan yang memiliki gen ini, di mana ada 40-85 bisa berkembang menjadi kanker payudara.
Risiko Relatif
Risiko relatif merupakan angka atau persentase yang membandingkan satu kelompok risiko kanker payudara dengan kelompok lain. Ini adalah jenis risiko yang sering dilaporkan oleh penelitian, yang sering membandingkan kelompok perempuan dengan perilaku atau karakteristik yang berbeda untuk menentukan apakah satu kelompok yang lebih tinggi atau lebih rendah dari risiko kanker payudara daripada yang lain (baik pertama kali didiagnosa atau ulangan).
Faktor-faktor Resiko Kanker Payudara
“Faktor resiko” adalah sesuatu yang meningkatkan risiko menderita kanker payudara. Banyak faktor risiko terpenting untuk kanker payudara berada diluar kendali kita, seperti usia, riwayat keluarga, dan riwayat medis. Namun, ada beberapa faktor risiko yang dapat dikontrol, seperti berat badan, aktivitas fisik dan konsumsi alkohol.
Faktor risiko yang dapat dikendalikan:
Bobot/berat badan. Kegemukan yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara, terutama bagi perempuan setelah tidak haid (menopause). Jaringan lemak tubuh adalah sumber utama estrogen setelah ovarium berhenti menghasilkan hormon. Memiliki jaringan lemak lebih banyak berarti memiliki estrogen yang lebih tinggi, yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Diet. Diet diduga merupakan faktor risiko untuk berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, tetapi belum ada studi mengenai jenis makanan yang meningkatkan risiko tersebut. Adalah ide baik untuk membatasi sumber daging merah (termasuk lemak dalam keju, susu, dan es krim) karena mungkin saja berisi hormon, faktor pertumbuhan lainnya, antibiotik dan pestisida yang membayakan kesehatan. Beberapa peneliti percaya bahwa makan terlalu banyak kolesterol dan lemak lainnya adalah faktor risiko untuk kanker, dan studi menunjukkan bahwa makan banyak daging merah atau daging yang diproses dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi terhadap kanker payudara. Diet rendah lemak misal buah-buahan dan sayuran umumnya dianjurkan.
Latihan/Olahraga. Bukti yang berkembang bahwa latihan dapat mengurangi resiko kanker payudara. American Cancer Society merekomendasikan melakukan olahraga selama 45-60 menit 5 hari atau lebih dalam seminggu.
Konsumsi alkohol. Studi menunjukkan bahwa risiko kanker payudara meningkat seiring dengan banyaknya jumlah konsumsi alkohol. Alkohol dapat membatasi kemampuan hati untuk mengendalikan tingkat hormon estrogen darah yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko.
Merokok. Merokok dikaitkan dengan sedikit peningkatan resiko kanker payudara.
Terpapar estrogen. Karena hormon estrogen perempuan merangsang pertumbuhan sel payudara, terpapar dengan estrogen dalam waktu yang lama, tanpa terputus dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Beberapa faktor resiko tersebut yang dapat kita kontrol, seperti:
* Menggunakan gabungan terapi hormon pengganti (estrogen dan progesterone; HRT) untuk beberapa tahun atau lebih, atau menggunakan estrogen sendiri selama lebih dari 10 tahun
* Kegemukan
* Kebiasaan minum alkohol
Nampaknya penggunaaan kontrasepsi oral/pil sedikit meningkatkan risiko untuk kanker payudara, tetapi hanya terbatas untuk jangka waktu tertentu. Wanita yang berhenti menggunakan kontrasepsi oral lebih dari 10 tahun yang lalu tidak mempunyai peningkatan risiko kanker payudara.
Stres dan kegelisahan. Tidak ada bukti jelas bahwa stres dan kegelisahan dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, apapun yang bisa kita lakukan untuk mengurangi stres dan untuk meningkatkan kenyamanan, bersenang-senang dan bahagia dapat memiliki efek yang besar pada kualitas hidup. Jadi sebutlah kegiatan seperti: meditasi dan doa/ibadah dapat berharga buat kualitas hidup kita. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa praktek ini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan:
Gender/Jenis Kelamin. Wanita adalah faktor risiko kanker payudara. Meskipun laki-laki bisa mendapatkan kanker payudara, sel payudara perempuan terus berubah dan berkembang, terutama akibat kegiatan hormon estrogen dan progesterone. Kegiatan ini menempatkan mereka pada risiko lebih besar untuk kanker payudara dibandingkan pria.
Usia. Dari usia 30 sampai 39, risikonya adalah 1 dalam 233, atau 0,43%. Yang menjadi 1 dari 27 atau hampir 4% pada saat seseorang berada di usia 60 tahun.
Riwayat kanker payudara dalam keluarga. Jika seseorang memiliki garis keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara perempuan) yang memiliki kanker payudara atau ada beberapa keluarga yang terkena kanker payudara atau ovarium (terutama sebelum mereka berumur 50), berarti seseorang tersebut memiliki resiko lebih tinggi mendapatkan kanker payudara.
Riwayat pribadi kanker payudara. Jika seseorang telah didiagnosa dengan kanker payudara, maka risiko berkembang lagi, baik di payudara yang sama atau payudara lainnya, lebih tinggi daripada jika tidak pernah memiliki penyakit ini sebelumnya.
Ras. Perempuan kulit putih sedikit lebih tinggi untuk mendapat kanker payudara selain perempuan afro amerika. Orang asia, Hispanic dan non amerika memiliki resiko lebih rendah kanker payudara.
Terapi radiasi pada dada. Setelah terapi radiasi pada daerah dada saat masih anak-anak atau dewasa muda untuk pengobatan kanker lain secara signifikan meningkatkan resiko kanker payudara. Peningkatan risiko kelihatannya meningkat jika radiasi diberikan saat payudara masih berkembang (selama masih remaja).
Perubahan seluler payudara. Perubahan sel payudara yang tidak biasanya ditemukan saat biopsi payudara dapat menjadi faktor risiko untuk kanker payudara. Perubahan ini meliputi pertumbuhan yg terlalu cepat dari sel (disebut hyperplasia) atau penampakan yang abnormal (atipikal).
Terpapar estrogen. Karena hormon estrogen perempuan merangsang pertumbuhan sel payudara, terpapar estrogen lebih lama, tanpa jeda, dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Beberapa faktor risiko yang tidak di bawah kontrol, seperti:
* Mulainya haid (menarke) pada usia muda (sebelum usia 12)
* Saat menopause/haid brehenti (akhir siklus bulanan) pada akhir usia (setelah 55)
* Terpapar estrogen lingkungan (seperti hormon dalam daging atau pestisida seperti DDT, yang memproduksi substansi mirip estrogen.
‘Kehamilan’ dan menyusui. Kehamilan dan menyusui mengurangi jumlah keseluruhan siklus haid perempuan dalam hidup dan mengurangi resiko kanker payudara. Perempuan yang tidak pernah hamil atau kehamilan yang pertama setelah usia 30 memiliki peningkatan risiko kanker payudara. Bagi wanita yang memiliki anak, menyusui mungkin sedikit menurunkan risiko kanker payudara, terutama jika mereka terus menyusui selama 1 1 / 2 sampai 2 tahun. Bagi banyak perempuan menyusui sepanjang ini adalah tidak praktis dan merepotkan.
Terpapar DES. Perempuan yang mengonsumsi obat-obatan yang disebut diethylstilbesterol (DES), digunakan untuk mencegah keguguran dari tahun 1940-an sampai tahun 1960-an, memiliki peningkatan sedikit resiko kanker payudara. Perempuan yang ibunya mengonsumsi DES selama kehamilan mungkin memiliki risiko yang lebih tinggi juga terkena kanker payudara.
Tanda- tanda atau Gejala Kanker Payudara
Pada awalnya, kanker payudara mungkin tidak menimbulkan gejala apapun. Benjolan mungkin terlalu kecil bagi anda untuk sadar atau menyebabkan perubahan apapun yang tidak biasa anda lihat sendiri. Seringkali daerah abnormal tersebut ditemukan pada screening mammogram (x-ray/foto rontgen pada payudara), yang mengarah ke pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam beberapa kasus, tanda pertama ‘kanker payudara’ adalah berupa benjolan atau massa di payudara anda atau yang ditemukan pada pemeriksaan dokter. Benjolan yang terasa sakit, keras, dan tidak rata lebih cenderung menjadi kanker. Tetapi kadang-kadang kanker dapat tidak keras dan bulat. Sehingga penting diperiksa oleh dokter.
Pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) harus menjadi bagian dari kesehatan rutin bulanan anda dan anda harus ke dokter jika anda mengalami perubahan pada payudara. Jika anda lebih dari 40 tahun atau memiliki resiko tinggi untuk penyakit ini, anda juga harus melakukan pemeriksaan mammografi tahunan dan pemeriksaan fisik oleh dokter. Semakin dini kanker payudara ditemukan dan didiagnosis semakin baik kesempatan kita untuk mengobatinya.
Proses diagnosa dapat berminggu-minggu dan melibatkan berbagai jenis tes.
Menurut American Cancer Society, perubahan di luar biasanya pada payudara bisa menjadi gejala dari kanker payudara:
* Bengkak semua atau sebagian dari payudara,
* Iritasi kulit atau dimpling,
* Payudara sakit,
* Puting susu sakit atau masuk kedalam,
* Kemerahan atau penebalan puting susu atau kulit payudara,
* Nipple discharge atau cairan puting selain air susu,
* Benjolan di daerah ketiak.
Perubahan ini dapat juga menjadi tanda untuk kondisi yang tidak bersifat kanker, seperti infeksi (inflamasi/peradangan) atau kista. Penting bahwa perubahan pada payudara segera diperiksakan pada dokter!
Pemeriksaan Kanker Payudara: Skrining, Diagnosis dan Monitoring
Kanker payudara dan pemeriksaan medis saling mendukung baik anda belum pernah sebelumnya menderita kanker payudara dan ingin melakukan pemeriksaan dini, anda baru saja didiagnosa ataupun sementara pengobatan dan tindak lanjut.
Pemeriksaan yang paling sering dilakukan sehubungan dengan kanker payudara adalah:
* Skrining tes: Skrining tes seperti mammografi tahunan-hasilnya disebut mammogram- diberikan secara rutin untuk orang-orang yang sehat dan tidak diduga mengalami kanker payudara. Tujuannya adalah untuk menemukan kanker payudara sedini mungkin sebelum gejala kanker berkembang dan biasanya lebih mudah untuk ditangani.
* Tes Diagnostik: tes Diagnostik seperti biopsi diberikan kepada orang-orang yang diduga memiliki kanker payudara, baik karena gejala yang ditemukan atau dari hasil pemeriksaan. Tes ini digunakan untuk menentukan apakah kanker payudara atau bukan, dan jika demikian, ditentukan juga apakah kankernya sudah menyebar di luar payudara. Tes diagnostik juga digunakan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut tentang kanker untuk menentukan pengobatan apa yang sesuai dengan kanker payudaranya.
* Pemantauan/monitoring: Setelah diagnosis kanker payudara, banyak tes dilakukan selama dan setelah perawatan untuk memantau seberapa baik terapi yang diberikan. Pemantauan tes juga dapat digunakan untuk memeriksa tanda-tanda kekambuhan (rekurensi).
Secara lengkap pemeriksaan yang dilakukan adalah:
- Biopsi
- Hitung sel darah
- Kimia darah
- Scan tulang
- MRI payudara
- Pemeriksaan fisis payudara
- Pemeriksaan payudara sendiri (Breast self exam)
- CT scan
- Foto rontgen dada
- Tomosintesis digital
- Ductal lavage
- FISH (Fluorescence in situ Hybridization)
- Immunohistokimia (IHC)
- Mammogram
- Molecular Breast Imaging
- Oncotype DX
- PET scan
- SPoT-Light HER2 CISH
- Termografi
- Ultrasound (USG)
Stage atau Stadium/Tahap Kanker Payudara
- Stage 0: tahap sel Kanker payudara tetap di dalam kelenjar payudara, tanpa invasi ke dalam jaringan payudara normal yang berdekatan.
- Stage I: adalah 2 cm atau kurang dan batas yang jelas (Kelenjar getah bening normal).
- Stage IIA: tumor tidak ditemukan pada payudara tapi sel-sel kanker ditemukan di Kelenjar getah bening ketiak, ATAU tumor dengan ukuran 2 cm atau kurang dan telah menyebar ke Kelenjar getah bening ketiak/aksiller, ATAU tumor yang lebih besar dari 2 tapi tidak lebih besar dari 5 cm dan belum menyebar ke Kelenjar getah bening ketiak.
- Stage IIB: tumor yang lebih besar dari 2 cm, namun tidak ada yang lebih besar dari 5 cm dan telah menyebar ke Kelenjar getah bening yg berhubungan dgn ketiak, ATAU tumor yang lebih besar dari 5 cm tapi belum menyebar ke Kelenjar getah bening ketiak.
- Stage IIIA: tidak ditemukan tumor di payudara. Kanker ditemukan di Kelenjar getah bening ketiak yang melekat bersama atau dengan struktur lainnya, atau kanker ditemukan di Kelenjar getah bening di dekat tulang dada, ATAU tumor dengan ukuran berapapun dimana kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak, terjadi pelekatan dengan struktur lainnya, atau kanker ditemukan di Kelenjar getah bening di dekat tulang dada.
- Stage IIIB: tumor dengan ukuran tertentu dan telah menyebar ke dinding dada dan/atau kulit payudara dan mngkin telah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak yang berlengketan dengan struktur lainnya, atau kanker mungkin telah menyebar ke kelenjar getah bening di dekat tulang dada.
Kanker payudara inflamatori (berinflamasi) dipertimbangkan paling tidak pada tahap IIIB.
- Stage IIIC: ada atau tidak tanda kanker di payudara atau mugkin telah menyebar ke dinding dada dan/atau kulit payudara dan kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening baik di atas atau di bawah tulang belakang dan kanker mungkin telah menyebar ke Kelenjar getah bening ketiak atau ke Kelenjar getah bening di dekat tulang dada.
- Stage IV: kanker telah menyebar atau metastase ke bagian lain dari tubuh.
Tipe atau Jenis-jenis Kanker payudara
Kanker payudara dapat mulai di berbagai daerah pada payudara – duktus, lobulus, atau dalam beberapa kasus, di antara jaringan payudara. Namun secara garis besar kanker payudara dapat dibagi atas:
• Karsinoma in situ Duktal (DCIS),
• Karsinoma in situ Lobular (LCIS),
• Karsinoma Duktal Invasif (IDC),
• Karsinoma Duktal Invasif Subtipe Jarang,
• Karsinoma Lobular Invasif (ILC),
• Kanker Payudara Inflamatori,
• Kanker Payudara Pria dan
• Kanker Payudara Rekuren dan Metastatik.
Terapi atau Pengobatan kanker payudara dan Efek Samping-nya
Dalam beberapa tahun terakhir, terlihat kemajuan terhadap perawatan kanker payudara, ini membawa harapan dan kebahagiaan. Bukan hanya satu atau dua pilihan, saat ini terdapat banyak pilihan terapi melawan kanker payudara. Keputusan untuk melakukan operasi lalu mungkin radiasi, terapi hormonal (anti-estrogen), dan/atau kemoterapi bisa sangat membantu.
Tindakan tersebut akan bergantung dari stadium kanker-nya. Untuk itu dilakukan perencanaan jenis pengobatan atau terapi yang tersedia dan yang mungkin cocok bagi penderita.
Tindakan yang mungkin akan dilakukan adalah:
- Bedah
Lumpectomy atau Breast conserving surgery (Bedah dengan seminimal mungkin menjaga payudara tetap utuh), mastektomi (pengangkatan payudara, bisa sebagian atau seluruhnya) dan/atau diseksi kelenjar getah bening.
- Kemoterapi
- Terapi radiasi
- Therapi hormonal
- Kedokteran Holistik dan Komplementer, seperti akupunktur, meditasi, dan yoga yang dapat membantu anda selain perawatan medis.
Efek samping yang bisa dialami penderita kanker payudara setelah menjalani terapi bisa mermacam-macam tergantung jenis terapi yang didapatkannya antara lain: nyeri perut, adiksi, reaksi alergi, anemia, ansietas (cemas), perubahan selera, rasa tidak enak pada ketiak, nyeri punggung, masalah perdarahan pembekuan darah dan flebitis (phlebitis), nyeri tulang dan sendi, nyeri dada, gejala flu, konstipasi, batuk, dehidrasi, penyembuhan luka yang lambat, depresi, diare, mulut kering, pusing, kulit kering, ketidakseimbangan elektrolit, endometriosis, lemah, pingsan, masalah fertilitas, demam, kentut, (flatus), perubahan rambut, hand-foot syndrome (HFS) atau palmar-plantar erythrodysesthesi (PPE), sakit kepala, masalah pendengaran, masalah jantung, refluks gastro-esofagal (GERD), hematoma, hipertensi, kolesterol tinggi, hot flashes (serangan panas), infeksi, reaksi pada tempat suntikan, insomnia (susah tidur), gatal, masalah ginjal, kram kaki, hepatotoksisitas (masalah hati), hilangnya libido, hipotensi, penurunan jumlah sel darah putih, masalah paru-paru, limfedema, hilang ingatan, gejala menopause, mual, neuropati, perdarahan dari hidung, hilang rasa, osteoporosis, gangguan stres pasca trauma, infeksi saluran kemih, perubahan kulit, perubahan berat badan, muntah, masalah penglihatan dan mata, perubahan pada kuku dan lain-lain.
Kecanduan Mendengarkan Musik bisa Mengganggu Kesehatan Pendengaran
Saturday, January 10th, 2009
… Saya baru saja membaca sebuah artikel di salah satu majalah yang mengatakan bahwa “diperkirakan terdapat 5-10 persen dari penggila musik yang mendengarkan musik mp3 dari mp3 player mereka selama lebih dari satu jam setiap hari berpotensi mengalami masalah atau gangguan pendengaran secara permanen.” Gawat!!! Apalagi kira-kira lima belas menit yang lalu saya mendengarkan musik mp3 dari laptop dengan menggunakan earphone. Sebenarnya hal ini bukan info baru. Jaman kuliah dulu kami pernah diajarkan baik di THT (Ilmu Penyakit Hidung, Telinga dan Tenggorokan) maupun IKM (ilmu Kesehatan Masyarakat)-khususnya tentang kesehatan kerja- bahwa ada yang disebut dengan tuli saraf atau istilah kedokterannya tuli sensori-neural. Suatu jenis tuli yang berbeda dengan tuli jenis lainnya -tuli konduktif atau tuli kongenital- dimana kerusakannya ada pada saraf dan sifatnya permanen. Pada seseorang yang menderita jenis tuli/gangguan pendengaran ini tidak akan bisa mendengarkan suara pada frekuensi tertentu.
Nah apa yang bisa kita lakukan agar kita tidak mengalami gangguan pendegaran jenis ini. Mungkin hal ini akan menjadi hal yang sulit bagi kita terutama pencandu musik yang sudah menjadi kebiasaan menempel headset, headphone atau apapun namanya di telinga kita, apalagi hal ini bukan hal luar biasa lagi, cobalah lihat di bis, busway, halte, pesawat dll, begitu banyak yang menggunakannya. Yeah ini sudah jaman iPod, bukan jamannya lagi membawa tape kompo besar di pundak. Lagipula, dengan menggunakan heaset kita bisa menikmati musik yang kita senangi tanpa perlu mengganggu orang lain di sekitar kita.
Hal berikut ini mungkin akan berguna bagi saya dan anda tanpa perlu meninggalkan kebiasaan ini:
1. Tentu saja pertama adalah atur volume mp3 player kamu pada tingkat yang tidak terlalu tinggi. Di mp3
player seperti Creative kamu bisa mengaktifkan mode ’smart volume’ selain suara keluaran di headset tidak berisik hasilnya juga lebih enak didengar.
2. Aktifkan atau setting di mp3 player kamu untuk mati secara otomatis setelah waktu tertentu, yang
penting tidak lebih dari satu jam! Bisa kamu set 45 menit atau setengah jam. Semua handset sekarang pada umumnya telah memiliki fasilitas ini, di handphone Sony Ericsson Walkman ada, di Creative seperti Zen Vision: M juga ada, namanya ‘idle shut down’.
Hal ini berlaku pula bagi anda yang bekerja di tempat yang bising seperti pabrik, petugas parkir pesawat-
hehehe…apa ya istilahnya?- dll, gunakan alat peredam suara dan hindari berada di ruangan sumber suara tersebut lebih dari sejam.
3. Saya pikir lebih bijak bila menggunakan headset yang biasa daripada yang in ear,-tahu kan?- selain harga
headset in-ear jauh lebih mahal, juga akan lebih baik bagi kesehatan pendengaran kita. Kalaupun terpaksa menggunakannya, gunakan yang memiliki lubang udara di luar jadi kelebihan suara tidak akan membebani telinga kamu. Bahkan merek tertentu seperti Sennheiser memiliki fasilitas tertentu dengan menekan tombol
tertentu kamu akan bisa mendengarkan suara di luar tanpa melepas headsetnya dari telinga anda.
4. Hindari penggunaannya pada saat akan mendarat atau take-off, percayalah saya pernah ditegur oleh
chief pramugari karena hal ini, meskipun dengan cara yang amat sangat halus tapi saya tetap merasa malu karena seisi pesawat memperhatikan saya. Percayalah anda tidak mau melakukan ini. Setelah berada di atas anda boleh kembali menggunakannya.
Yeah…itu saja saya pikir, ada yang ingin menambahkan?
Telkomsel Flash Internet atau Indosat? Bingung…
Friday, January 9th, 2009![]()
1. Saya baru saja selesai setting flash modem Huawei dengan update-an software terbarunya yang sudah mendukung 7,2 Mbps. Software terbaru telkomsel flash ini support semuanya, windows XP, Vista dan Macintosh. Telkomsel flash setting manualnya juga sudah ada disitu. Setelah di download, kita hanya tinggal melepaskan simcard, mencolok modem ke laptop lalu membuka/menjalankan file yang sudah selesai kita download tadi. Sisanya tinggal mengikuti instruksi yang ada. Tampilan Telkomsel Flash akan berbeda dengan sebelumnya, warna merah sedikit mendominasi. Meski tampilannya berubah, dari sisi kecepatan saya rasa tidak ada perubahan sama sekali, padahal sudah 7,2 Mbps, mungkin karena hanya software yang di upgrade sedangkan modemnya ya tetap mentok di 3,5G.
2. Koneksi internet saya belakangan ini malah sering lelet, berbeda dengan bulan-bulan kemarin, tidak tahu kenapa bisa begitu. Yang jelas menggunakan Telkomsel flash ini kadang lambat tapi tak jarang kecepatannya juga kencang. Kalaupun ingin koneksi internet yang tidak putus saya mesti on line pada malam hari jam 12 keatas, padahal ini kan jam tidur, akibatnya siklus tidur berubah, siang tidur, malam kerja…
3. ….saya berencana untuk mengganti koneksi internet saya dengan Indosat. Teman-teman saya semuanya menggunakan Indosat HSDPA. Tapi… saya lihat Indosat 3,5G pun belakangan ini tidak bisa diharap. Sinyal 3,5G/HSDPA-nya di monitor bagus tapi loading halaman web-nya sama sekali tidak jalan. Ya sejak operator internet mobile berlomba-lomba memberikan layanan ‘Unlimited’ jadinya malah ‘Limited’. Bahkan ada Indosat M2, im3 dan lainnya yang memberikan tarif murah. Belum lagi kita lihat adanya layanan Blackberry yang semakin dicari orang. ‘Untung’ bagi operator TAPI ‘buntung’ bagi konsumen. Padahal banyak konsumen yang bersedia membayar mahal asal koneksi bagus.
4. Mungkin ada yang ingin berbagi pengalaman menggunakan operator CDMA untuk internet
5. Saya masih berharap kepada Telkomsel. Besok saya berencana mengambil paket Telkomsel Flash Pro, Sebelumnya ambil Telkomsel Unlimited Advance. Rencana coba sebulan. Kalau masih lambat saya belum tahu mau mencoba yang mana lagi…
7. Bla..bla…bla….ngantukkk!

Sudah tiga hari iklan yang saya pasang tayang di fb, dan mereka akan mulai mendebet kredit kita setelah sebelumnya iklan kita di approve. Asiknya lagi pada saat kita membuat iklan kita bisa memilih iklan kita akan tayang di negara mana dan siapa yang akan melihat iklan kita. Dengan begitu iklan kita akan lebih tertarget. Kita juga diberikan pilihan apakah kita membayarnya Pay per clicks atau Pay per Views, berapa yang mau kita spend perharinya, berapa per click-nya serta berapa hari iklan kita tayang.
Inilah yang mesti dicari:
Langkah 2: Angkat lengan dan cari perubahan yang sama.
Langkah 4: Selanjutnya, periksa payudara anda sementara berbaring, gunakan tangan kanan untuk memeriksa payudara kiri dan gunakan tangan kiri untuk memeriksa payudara kanan. Palpasi dilakukan dengan perlahan, sentuhan lembut dengan ujung jari tangan secara bersamaan. Lakukan melingkar setiap bagian payudara.
Langkah 5: Rasakan payudara anda sambil berdiri atau duduk. Banyak wanita yang menemukan cara yang mudah untuk memeriksa payudara mereka yaitu ketika kulit mereka basah dan licin dengan melakukan langkah ini di shower (sementara mandi). Menekan seluruh payudara melakukan gerakan tangan yang sama seperti dijelaskan pada Langkah 4.