Saya memposting tulisan tentang kurang darah ini selain khusus untuk menanggapi komentar yang masuk di postingan sebelumnya tentang Tekanan Darah Rendah juga karena saya sudah seringkali menemukan pasien yang memiliki persepsi (anggapan) bahwa apabila dia memiliki tekanan darah rendah (taruhlah misalnya dia memiliki tensi 90/60 mmHg) maka itu artinya dia kurang darah. Sesungguhnya istilah ‘kurang darah‘ sangat berbeda dengan istilah ‘tekanan darah rendah‘. Kurang darah adalah istilah awam untuk menyebutkan keadaan anemia yaitu kadar hemoglobin (hb) darah yang rendah atau kurang dari normal. Hemoglobin tersebut terdapat pada sel darah merah (eritrosit) yang berfungsi untuk membawa oksigen keseluruh organ tubuh. Oleh karena itu apabila seseorang kurang darah (anemia) maka akan mengeluh lemah (fatique) karena oksigen yang ke jaringan dan organ tubuh berkurang. Secara sederhana mungkin bisa dibedakan kalau ‘tekanan darah rendah’, tekanan darah dalam pembuluh darah yang berkurang sedangkan ‘darah rendah’, zat dalam darah itu sendiri yang berkurang.
Untuk diketahui, ada beberapa hal penting yang terkait dengan anemia atau kurang darah ini yaitu:
1. beberapa bentuk anemia ada yang herediter (turunan) dan ditemukan sejak bayi,
2. terutama wanita pada usia subur sering mengalami anemia yang terkait dengan defisiensi zat besi dengan meningkatnya kehilangan darah pada saat haid (menstruasi) juga pada wanita dengan meningkatnya kebutuhan akan zat besi pada masa kehamilan (gravid),
3. pada orang dewasa juga memiliki resiko tinggi untuk terkena anemia bisa oleh karena makanan (diet) yang kurang ataupun karena keadaan medis tertentu seperti penderita kanker yang mendapatkan kemoterapi, hipotiroidisme, penyakit ginjal tahap lanjut, lupus, rheumatik artritis dll.
Terdapat lebih dari 400 jenis anemia yang dibedakan dalam 3 kelompok besar yaitu:
1. Anemia yang disebabkan oleh perdarahan. Perdarahannya biasanya berlangsung lambat dalam jangka waktu yang lama dan sering tak terdeteksi. Ditemukan misalnya pada hemorrhoid, ulser saluran cerna, kanker, obat-obatan (misalnya aspirin), menstruasi dll.
2. Anemia yang disebabkan oleh menurunnya atau gagalnya pembentukan atau produksi sel darah merah. Ini termasuk seperti anemia defisiensi besi, anemia sicle cell, defisinesi vitamin (B12), kelainan sumsum tulang dan stem sel (anemia aplastik, thallasemia),
3. anemia yang disebabkan oleh penghancuran (yang tidak normal) sel darah merah. seperti: hemolytic disease of the newborn, toksin (racun) akibat penyakit hati atau ginjal, infeksi, obat-obatan, bisa ular atau laba-laba, gangguan pembekuan, dll.
Terus, bagaimana kita mengetahui seseorang terkena anemia?
Tanda dan keluhan yang seringkali kita temukan pada penderita dari berbagai jenis anemia di atas adalah:
1. mudah lelah dan hilangnya energi,
2. detak jantung yang cepat tidak seperti biasanya yang terutama muncul pada saat exercise (latihan),
3. napas pendek dan sakit kepala terutama pada saat latihan,
4. sulit untuk berkonsentrasi,
5. pusing,
6. kulit pucat, seperti gambar di samping dimana tangan sebelah kiri kelihatan lebih pucat dibandingkan tangan sebelah kanan yang menandakan tangan yang pucat tersebut menderita kurang darah atau anemia,
7. kram pada kaki dan
8. sulit tidur (insomnia).
Untuk memastikan keadaan anemia dokter akan meminta pemeriksaan laboratorium dan terapi yang diberikan akan sangat dipengaruhi oleh penyebab keadaan anemia pasien.
terimakasih atas informasi-informasinya, semoga berkah bagi yang membuat dan membacanya. Amin
kalau bedanya sama darah tinggi gimana?bingun membedakannya, soalnya ciri2nya ampir mirip gtu, thank’s before
terima kasih. artikel yang bagus..
saya ada pertanyaan…
tiga minggu terakhir saya cek tensi ada di 90/60.
biasanya saya donor darah rutin. tapi sejak 8 bulan ini saya belum donor. apakah ini ada pengaruhnya? (katanya karena biasa donor trus gak donor sirkulasi/mekanisme tubuh terganggu).
tadi saya cek HB. hasilnya 17.7 (diatas normal, seharusnya dalam kisaran 14).
ini kenapa ya?
kemarin saya mengalami pandangan berkunang-kunang ternyata tekanan darah saya 95/54 apa akibat yang fatal dari itu
ini yg saya cari.. ^_^
sukur ada artikel tekanan darah rendah b,beda dg darah rendah anemia. mungkin bs jelaskan satu maslahku dahulu.
pengalaman masalahku dl bgni:
aku lg ptama tugas ddaerah tpencil. bidan senior disana mmeriksa tekanan darah pasiennya 90/70, kmd dirujuk ke lab ku. ia tdk pcy krn hasil Hbnya; 12gr%. bahkan ia bkata dhadapan teman sjawatnya ” Hsl lab meragukn.! ”
btp sedih ht q mdengarx. lbh sdh lg q tdk bs mjelaskn mgp itu tjadi. Q hanya bilang “bgt lah hsl pmeriksaannya..!”
mk mnurunlah tk kpcyanku diantara teman sjawatku waktu itu, tanpa bs q ptahankn.
msh bnyk pngalamn dmn “slh arti” thdp hsl lab, mk lab dsalahkn.
mas aq minta video pemeriksaan Hb sahli,,,, ada gak????
makasih
ohh.. lalau apakah tekanan rendah itu bisa diatasi???
meminta informasi tentang mengatasi HB rendah dan cara penyembuhannya.
POST INI SANGAT-SANGAT MEMBANTU SAYA ,..
SANGAT BERMANFAAT BAGI ORG YG AWAM TNTANG KESEHATAN..
thank’s alhamsyah ^_^
SALAM SEHAT SELALU BUAT KITA SMUA !!!
terima kasih
namun yang ingin saya tanyakan apakah anemiadefisiensi besi dapat menyebabkan tekanan darah rendah ???
Terima kasih atas informasinya ini. Sangat informatif dan membuka banyak wawasan kami.
untuk membedakannya dengan tekanan darah rendah tentu saja sebelumnya kita mesti ukur tekanan darahnya.
dengan berhenti donor yg sebelumnya rutin donor darah tidak akan berpengaruh pada fisiologis normal tubuh, terjadi perubahan sedikit bisa saja tapi tubuh juga punya mekanisme untuk menjaga fisiologi tubuh tetap dalam keadaan normal. Hb normal range-nya untuk laki-laki adalah 14-18mg/dl.